Insta Story Menggeser Fitur Media Sosial Lainnya

Posted by 3Motion on Aug 15, 2019

Dalam serba serbi dunia digital, penggunaan sosial media menjadi semakin intens dengan sekitar 3 Miliar pengguna aktif dan 150 juta diantaranya berkedudukan di Indonesia. Menurut Databoks, pengguna sosial media rata-rata menghabiskan sekitar 3-4 jam untuk memanfaatkan fitur sosial medianya dalam sehari.

Diantara berbagai macam platform media sosial yang telah ada, Facebook dan Instagram telah mengukuhkan posisinya sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh dengan pengguna terbesar di dunia. Akan tetapi, ada salah satu fitur milik Instagram yang menarik perhatian semua kalangan baik dari segi pengembangan aplikasi maupun pengguna. Fitur yang dimaksud adalah Insta Story yang diyakini merupakan fitur terfavorit pengguna media sosial.

 

Snapchat v Snapgram, Inovasi Instagram dan Perkembangannya

Pada tahun 2016, fitur yang menjadi sumber inspirasi Insta Story merupakan inovasi dari Snapchat. Inovasi dari Snapchat ini telah berhasil meningkatkan lonjakan pengguna hingga 17,2%. Instagram mengembangkan fitur serupa (sama, dengan beberapa tambahan) dan berhasil mengambil alih popularitas Snapchat. Founder Instagram bahkan "mengaku" Instagram memang "mencuri" fitur itu dari Snapchat beberapa waktu lalu.

Akan tetapi, Instagram kala itu terus menawarkan inovasi baru fitur ini. Inovasi tersebut dituangkan salah satunya dalam bentuk Insta Story dengan fitur username tag, location update, edit tulisan, variasi warna, serta sticker atau gif. Inovasi-inovasi baru terus berdatangan dan relevansi Insta Story kini jauh di atas Snapchat.

 

Kesuksesan Insta Story

Instagram terus mengeluarkan inovasi terkait produk Insta Story sehingga dapat menawarkan pengalaman menarik bagi penggunanya. Penggunaannya juga tergolong mudah dan dapat disimpan dalam akun pengguna atau dikirimkan kepada orang lain. Ketimbang mengecek feeds secara berkala, Insta Story pada umumnya menjadi favorit pengguna dikarenakan penyebaran informasi bisa lebih cepat dalam waktu singkat.

Selain itu, Insta Story dan perkembangan inovasinya menjawab berbagai kebutuhan bisnis khususnya dalam hal periklanan. Instagram menggandeng berbagai jenis artis dan media untuk membuat desain filter pada story serta telah dikembangkan fitur pemasaran produk sehingga pebisnis bisa mendapatkan kemudahan dalam pemasaran produknya.

 

Optimalisasi Fitur

Keberhasilan Insta Story sebagai fitur media sosial telah menjadi ide yang diperebutkan antarpengembang aplikasi media sosial karena telah berhasil menarik banyak pengguna. Namun hingga saat ini, Insta Story tetap stabil kedudukannya sebagai fitur favorit pengguna, meski dengan munculnya IGTV. Keunggulan Insta Story tak lepas dari beragam inovasi yang ditawarkan Instagram sehingga menonjolkan nilai autensitas, mulai dari GIF stickers,boomerang, hingga fitur-fitur interaktif (poll, questions, dan chat) dan integrasi dengan fitur Live yang bisa ditonton sebagai Insta Story bahkan masuk ke dalam highlight.

Dalam mengoptimalkan fitur Insta Story bagi bisnis & brand, tentunya diperlukan pemahaman baik untuk merancang desain post dan menyiapkan strategi dalam pemanfaatan fitur agar strategi pemasaran yang direncanakan bisa tepat sasaran serta efisien.

Strategi komunikasi dan brand experience bisa menjadi suatu kebutuhan penting khususnya dalam meningkatkan engagement hingga loyalitas pelanggan terhadap brand. Untuk memahami lebih lanjut mengenai strategi penggunaan Insta Story, dapat mengunjungi https://www.3motion.co.id/#about untuk memilih pelayanan yang tepat untuk anda serta untuk pertanyaan lebih lanjut terkait optimalisasi fitur tersebut.

 

Share This Article