Yuk, Bercerita Dengan Digital Storytelling!

Posted by 3Motion on Sep 19, 2019

Konsep satu cerita membawa makna erat kaitannya dengan digital storytelling. Metode ini adalah jenis pemasaran digital yang digunakan untuk menarik emosi penonton agar tertarik pada produk yang ditawarkan. Implementasinya menekankan pada aspek soft selling, sehingga teknik penjualan yang diterapkan dibuat sehalus mungkin.

Haruskah menggunakan metode digital storytelling? Berikut adalah beberapa alasan pentingnya memanfaatkan tren ini.

 

Media Penetrasi Informasi Yang Lebih Efektif

 

Digital storytelling berperan sebagai perantara informasi produk yang dikemas dengan tampilan menarik. Konsep ini sebenarnya sudah berkembang sejak lama, hanya saja sewaktu mulai diterapkan penggunaan kata-kata lebih diminati. Tren storytelling pada era modern lebih banyak mengusung konsep visual karena penyampaian informasinya lebih efektif. Hal tersebut didukung oleh fakta bahwa otak manusia mampu memproses gambar 60.000 kali lebih cepat ketimbang kata-kata menurut Digital Marketing InstitutePenyampaian informasi yang efektif selanjutnya akan berguna untuk memastikan campaign produk diterima optimal oleh penontonnya.

 

Kemudahan Penyampaian Informasi

Mengapa harus bercerita untuk berinteraksi? Penggunaan metode ini memudahkan untuk menyampaikan informasi yang cukup panjang tanpa kesan membosankan. Ditambah dengan integrasi metode visual, lalu lintas informasi menjadi lebih efektif diterima. Penonton tidak akan merasa terdikte untuk memahami produk dan justru merasa terhibur atas konten yang tersedia.

 

Digital Storytelling Menjadi Tren Pemasaran Kini

Beberapa perusahaan seperti GO-JEK dan Coca Cola telah menerapkan strategi ini dalam memasarkan produk perusahaannya. Digital Storytelling dijadikan dasar untuk membuat campaign pada berbagai lini sosial media baik dalam format post atau video. Semakin viral suatu campaign, umumnya target perusahaan semakin terpenuhi karena tingginya awareness atas produk. Berbeda halnya dari perspektif penonton. Selain mendapat sarana hiburan tersendiri, penonton akan semakin penasaran atas produk yang dipasarkan dan dapat berujung pada tahap pembelian.

Ada beberapa teori yang dapat digunakan untuk menyiapkan konten untuk Digital Storytelling. Contohnya menurut Albert Albee, konsep yang patut diingat adalah keselarasan storyboard dengan minat dan kebutuhan konsumen. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan nilai efektivitas publikasi agar tepat sasaran.

Tidak hanya hal tersebut, ada banyak hal lain yang patut dipertimbangkan seperti durasi konten, talent yang digunakan, serta template yang diiginkan. Agar dapat mempersiapkan konsep yang tepat, kunjungi website 3Motion di https://www.3motion.co.id/#about untuk mulai merencanakan digital storytelling versi Anda.

 

3Motion.co.id

Beyond Creative

Share This Article